Showing posts with label opinion. Show all posts
Showing posts with label opinion. Show all posts
Sunday, March 04, 2007
TV Ads Blocker
Suatu saat nanti pingin ada TV Ads blocker, jadi waktu iklan acara tivi dikemanain gitu? Sekarang yang namanya iklan tivi buanyaknya bikin bete.
Pelumas Pertamina
"Kita Untung Bangsa Untung", begitu semboyannya. Pertamina mencoba untuk menggugah rasa kebangsaan untuk menjual produknya. Masih adakah rasa itu? Terutama ditengah era globalisasi, dimana produk-produk dari luar negeri mulai sedikit demi sedikit membanjiri Indonesia?
Tuesday, February 27, 2007
Poligami atau Zina
Sungguh prihatin mendengar poligami di banding-bandingkan dengan zina. Tidak sedikit orang yang melakukan poligami dengan dasar lebih baik daripada zina. Kenapa? Poligami adalah suatu perbuatan yang halal dan diperbolehkan dengan syarat-syarat tertentu, sedangkan zina memang diharamkan. Kalau ditanya baik mana "Poligami atau Zina" jelas jawabannya adalah baik Poligami. Saya fikir sungguh tidak fair membandingkannya.
Kesan yang timbul adalah poligami adalah sebagai fasilitas bagi orang yang tadinya akan berzina, "Daripada berzina lebih baik poligami", begitulah kesan yang timbul. Tidak jauh beda dengan seseorang pengamen jalanan atau orang minta-minta di bis yang mengatakan "Lebih baik begini daripada jadi rampok"
Sunday, February 25, 2007
Rumah Sakit vs. Rumah Sehat
Sebuah tempat untuk mengobati orang sakit kita sebut sebagai "Rumah Sakit". Saya fikir "Rumah Sakit" mengandung konotasi negatif, mengapa tidak diubah saja menjadi "Rumah Sehat" yang konotasinya positif, yang mana jika orang datang ketempat tersebut diharapkan Sehat. Tidak ada orang yang berharap sakit. Kesan yang timbul adalah tempat tersebut senang dengan orang sakit, semakin banyak yang sakit, semakin senang. Jadi, bagaimana kalo kita ganti saja istilahnya dengan "Rumah Sehat"?
Friday, January 05, 2007
Tentang Bajaj
Bagi anda yang setiap hari keluar, pastilah tidak asing lagi dengan kendaraan yang satu ini, Bajaj. Ada beberapa hal yang tidak saya sukai pada bajaj ini, antara lain:
- Polusi Udara; Karena perawatan seadanya, maka asap dari pembakaran yang tidak sempurna pasti terjadi di bajaj. Kalau anda berada tepat dibelakang bajaj, maka rasakan akibatnya, anda harus menahan nafas agar asap buangan bajaj tidak masuk ke paru-paru anda.
- Polusi Suara; Itu suara juga luar biasa memekakkan telinga. Jangan harap tali suara anda mengendur ketika berbicara dengan rekan anda satu bajaj, suara bising bajaj mengharuskan kita berteriak-teriak pada lawan bicara kita. Menerima panggilan ponsel di dalam bajaj?? Sudah, lupakan saja, SMS lebih baik.
- Lampu Mati; Baik lampu utama, maupun lampu sein sering kali semuanya mati. Jadi dimalam hari anda tetap harus mengandalkan indera pendengaran agar dapat terhidar dari serempetan bajaj. Belum lagi jika ingin berbelok, bajaj bisa seketika berbelok tanpa melihat ada kendaraan dibelakangnya.
- Tidak ada Standarisasi Harga; Harga jasa bajaj tidak dapat di prediksi, sesuai kegigihan calon pengguna menawar. Jika anda terlihat seperti orang blo-on, maka sudah pasti anda akan dikenakan harga yang tinggi. Tidak lupa bahwa anda harus benar-benar deal harga dimuka agar tidak terjadi perselisihan waktu sudah sampai tujuan.
- Lebar chasis yang tanggung; Lebar chasis bajaj yang tidak selebar mobil, tapi lebih lebar dari motor menyebabkan pengemudi sering berspekulasi yang menyebabkan tertutupnya jalan bagi pengendara motor. Sebagai contoh di depan pasar Rumput, Manggarai. Di jalan tersebut seharusnya motor dapat terus jalan dengan mengambil jalan paling kiri. Pengendara motor tidak seharusnya mengalami kemacetan yang panjang. Namun jika sudah ada bajaj, maka jalan bagi pengendara motor akan tertutup, padahal jika bajaj tidak mengambil jalan terlalu kekiri, pengendara motor bisa melalui 'space' yang kecil antara mobil dan trotoar.
Demikianlah beberapa ketidaksukaan terhadap bajaj. Semoga saja ada perbaikan.
Saturday, December 02, 2006
Mati Konyol
"Setiap yang hidup pasti mati bedanya cara dan waktunya". Waktu kita mati hanya Tuhan yang tau, sedangkan cara-cara yang konyol adalah sebagai berikut:
- Mati lagi nyantol listrik.
- Mati jatuh dari metro mini waktu naik bus entah untuk demo atau untuk supporter bola.
- Mati jatuh dari KRL.
- Mati ketabrak kereta karena ngelanggar palang pintu kereta.
- Mati jatuh dari tower gara-gara nggak pakai tali pengaman.
Subscribe to:
Posts (Atom)