Saturday, January 26, 2008

Today

  1. TODAY I WILL NOT STRIKE BACK . . . If someone is rude, if someone is impatient, if someone is unkind, I will not respond in a like manner.
  2. TODAY I WILL ASK GOD TO BLESS MY 'ENEMY' If I come across someone who treats me harshly or unfairly, I will quietly ask God to bless that individual. I understand "enemy" could be a family member, neighbor, co-worker or stranger.
  3. TODAY I WILL BE CAREFUL ABOUT WHAT I SAY . . . I will carefully choose and guard my words being certain that I do not spread gossip.
  4. TODAY I WILL GO THE EXTRA MILE . . . I will find ways to help share the burden of another person.
  5. TODAY I WILL FORGIVE . . . I will forgive any hurts or injuries that come my way.
  6. TODAY I WILL DO SOMETHING KIND FOR SOMEONE, (BUT I WILL DO IT IN SECRET . . . ) I will reach out anonymously and bless the life of another.
  7. TODAY I WILL TREAT OTHERS THE WAY I WISH TO BE TREATED . . . I will practice the golden rule. "Do Unto others as I would have them do unto me"- with EVERYONE I encounter.
  8. TODAY I WILL RAISE THE SPIRITS OF SOMEONE WHO IS DISCOURAGED . . . My smile, my words, my expression of support, can make the difference to someone who is wrestling with life.
  9. TODAY I WILL NURTURE MY BODY . . . I will eat less . . . I will eat only healthy foods. I will thank God for my body.
  10. TODAY I WILL GROW SPIRITUALLY . . . I will spend a little more time in prayer today. I will begin reading something spiritual or inspirational; I will find a quiet place (at some point during this day) and listen to God's voice.
Today is a gift from God so treat it preciously.

Monday, January 21, 2008

Air yang Merugikan Kesehatan dan Sebaiknya Jangan Diminum

Dalam kondisi tertentu, 5 jenis air berikut ini bisa menjadi nitrit dan zat lain yang beracun dan merusak, dapat menyebabkan kerusakan tertentu terhadap tubuh manusia.

Air usang: atau yang dikenal (air mati), artinya air yang sudah tersimpan lama dan tidak di gunakan (minum). Jika sering mengonsumsi air demikian, dapat menyebabkan metabolisme sel anak-anak yang belum dewasa melamban, akibatnya mempengaruhi pertumbuhan tubuhnya, penuaan pada laki-laki setengah umur akan bertambah cepat, rasio terjadinya penyakit kanker lambung dan kanker kerongkongan di sejumlah besar daerah terus meningkat, ini mungkin berhubungan dengan seringnya mengonsumsi air usang. Zat beracun dalam air usang akan terus bertambah dan bertambah seiring dengan masa penyimpanan air.

Air mendidih lama: Air mendidih lama adalah air yang sudah mendidih sepanjang malam atau sudah lama di kompor. Air demikian, karena dimasak terlalu lama, sehingga zat yang tidak menghawa dalam air seperti kalsium, magnesium atau kandungan logam berat lain dan nitrit sangat tinggi. Jika minum air seperti ini dalam jangka panjang, dapat mengganggu fungsi lambung dan usus, terjadi diare sementara, perut kembung, nitrit yang mengandung racun dapat mengakibatkan organisme kekurangan oksigen, jika parah bisa pingsan dan kejang, bahkan kematian.

Air panci kukus: Yang dimaksud air panci kukus adalah air kukusan mantou atau air sisa kukus, air panci kukus yang digunakan secara berulang-ulang, kepekatan nitritnya sangat tinggi. Jika sering mengonsumsi air demikian, atau memasak bubur dengan air demikian, dapat menyebabkan nitrit keracunan, kerak kerap meresap ke tubuh mengikuti air, dapat menyebabkan perubahan patologis pada sistem pencernaan, saraf, saluran kemih dan pembuatan darah, bahkan mengakibatkan penuaan dini.

Air yang tidak dimasak: Air ledeng yang kita konsumsi, semuanya melalui proses klorin. Dalam air yang diproses klorin dapat memisahkan 13 jenis zat merugikan, di antaranya hidrokarbon halogen, klorofom yang berefek menyebabkan kanker dan cacat. Saat suhu air mencapai 90 °C, kadar hidrokarbon halogen yang semula 53 mg/kg-nya naik menjadi 177 mg, 2 kali lipat lebih tinggi dari standar kesehatan air minum nasional yang ditetapkan. Ahli terkait menuturkan, bahwa kemungkinan terjangkit penyakit kanker kandung kemih dan kanker poros usus dengan mengonsumsi air yang belum dimasak meningkat 21-38 %. Ketika suhu air mencapai 100 °C, kedua zat yang merusak ini akan berkurang drastis seiring dengan penguapan, dan aman dikonsumsi jika di-didihkan lagi selama 3 menit.

Air yang dimasak kembali: ada yang terbiasa minum air yang dimasak kembali dari air yang tersisa dalam termos, tujuannya adalah menghemat air, menghemat batu bara (gas) dan waktu. Tapi “penghematan” ini tidak layak. Sebab air yang sudah dimasak kemudian direbus lagi, membuat air menguap lagi, sehingga dengan demikian nitritnya akan meningkat, dan jika sering mengonsumsi air demikian akan terjadi penumpukan nitrit di dalam tubuh.

Sumber: Secret China

Saturday, November 17, 2007

Sembilan gadis yang tidak dinikahi lelaki

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh jurusan psikologi (ilmu jiwa) pada Fakultas Adab (sastra) di Universitas Zaqaqiq, Mesir dengan judul:

"Kepribadian Remaja Putri, Tata Cara kesiapan Jiwa dalam Menghadapi Pernikahan, dan Masa Perubahan Jiwa Pasca Nikah Secara Khusus" menyimpulkan ada 9 tipe gadis yang tidak diminati oleh para pemuda:

Pertama: Gadis Pencemburu

Pencemburu adalah sifat pertama kali yang dihindari oleh para pemuda dari calon istri-istri mereka. Cemburu disini bermakna keraguan. Para pemuda itu menuntut adanya sebagian sifat cemburu yang memperkuat ikatan cinta, akan tetapi mereka menolak ketidak percayaan (keraguan) yang menimbulkan petaka dalam kehidupan rumah tangga. Mereka menginginkan kepercayaan dari para istri mereka, dan tidak suka jika mereka menceritakan atau mengungkap setiap langkah yang dilaluinya.

Kedua: Gadis Egois, sok menjadi ratu

Adapun gadis yang kedua adalah gadis yang egois, ingin berkuasa, menginginkan dari suaminya segenap kecintaan, ketundukan, dan kepasrahan hanya kepadanya saja. Dia akan marah jika melihat suaminya lebih mementingkan orang lain atau mencintai selain dirinya. Seperti cemburu kepada kerabat suami, atau teman-temannya. Perbuatan ini kadang menimbulkan banyak permasalahan. Dengan sikap seperti itu, dia telah mempersempit kepribadian suami, dan menyebabkan timbulnya permasalahan dengan kerabatnya. Dengan sikap seperti itu, dia telah menjadikan suami benci dengan kehidupan rumah tangganya. Sikap yang demikian tidak termasuk cinta, tetapi ambisi kepemilikan dan penguasaan. Maka wajib bagi gadis ini untuk menyadari bahwa mereka adalah kerabat suami, yang tidak mungkin ia bebas lepas dari mereka, begitu pula sebaliknya mereka tidak mungkin bebas lepas darinya.

Ketiga: Gadis Durhaka

Yaitu istri yang tidak ridha dengan kehidupannya. Dia senantiasa membangkang pada suami dan menggerutu tentang segala sesuatu. Dia tidak bersikap qonaah (menerima apa adanya), senantiasa menginginkan tambahan dan lebih. Dengan sikap seperti ini, dia telah menekan suami hingga mau memenuhi keinginannya. Dia tidak peduli darimana sang suami bisa memenuhi berbagai tuntutan itu, dan bagaimana ia bisa mendapatkan harta tersebut. Dia adalah jenis istri perusak. Dia hanya mencari untuk diri dan kebahagiannya sendiri, terutama harta, bukan cinta. Dia tidak menjaga suami atau rumahnya. Biasanya keadaan yang seperti ini berakhir dengan perceraian.

Keempat: Gadis yang cuek dan masa bodoh

Gadis ini tidak layak disebut sebagai seorang istri. Dia sama sekali tidak menaruh perhatian pada suami, tidak juga pada rumahnya. Tidak berusaha memenuhi kebutuhan suami atau permintaannya. Di sini sang suami merasa bahwa si istri tidak mencintainya, atau tidak menganggapnya. Kadang yang demikian membuat sang suami bersikap kasar kepada istri sebagai usaha untuk meluruskannya. Akan tetapi jika sang istri memiliki sifat seperti ini, maka akan sulit merubahnya. Hal ini menjadikan sang suami tidak menaruh perhatian terhadap istri, tidak mesra dengannya dalam segala hal, dan bisa menyebabkan perpisahan. Maka mulai sekarang seharusnya istri mulai memberikan perhatian terhadap suami.

Kelima: Gadis yang Kekanak-kanakkan

Yaitu gadis yang senantiasa tergantung pada ibunya, dan terus terikat dengannya, bersandar kepadanya dalam segala hal. Dia bertindak dengan malu, tidak mampu mengemban tanggung jawab. Kebanyakan ibunyalah yang memberikan keputusan dan berkuasa pada seluruh urusan rumah. Maka sang putripun bersandar kepadanya dalam segala hal seperti apa yang dia kerjakan saat masih kanak-kanak. Dengan sifat seperti itu, dia tidak layak menjadi seorang ibu bagi putra-putranya, dikarenakan putra-putranya akan menjadi pribadi-pribadi yang terputus, tidak utuh. Adapun sang suami, maka ia merasa seolah-olah telah menikahi ibu mertuanya, karena dialah yang mengatur segala keperluannya. Maka wajib bagi para gadis untuk belajar memikul tanggung jawab dan berbuat secara dewasa.

Keenam: Gadis yang meninggalkan Tugas Rumah Tangga

Kebanyakan gadis seperti ini adalah gadis yang bekerja (wanita karir). Akan tetapi, ada perbedaan antara istri yang bekerja dan istri yang pergi meninggalkan tanggung jawab rumah. Artinya ada banyak istri yang bekerja, tetapi mereka dapat melakukan segenap pekerjaan rumah tangga dan memberikan perhatian terhadap berbagai keperluan suami dan anak-anak mereka. Pekerjaan mereka tidak membuat mereka durhaka terhadap keluarga. Maka istri harus menyeimbangkan antara pekerjaan dengan suami dan anak-anaknya. Janganlah pekerjaan membuat keluarga terhalangi dari perhatian dan kasih sayangnya. Sehingga sang suami merasa kehilangan kemesraan, akhirnya timbullah permasalahan diantara mereka.

Ketujuh: Gadis yang Lemah

Yaitu seorang gadis yang terbiasa pasrah terhadap keadaan di sekitarnya, apakah terhadap keluarga atau teman-temannya. Dia sangat lemah untuk bisa mengambil keputusan dengan dirinya sendiri, tidak berusaha mengadakan musyawarah atau menampakkan pendapat apapun. Kepribadian yang lemah, penurut, dan tidak terbiasa memikul tanggung jawab. Kebanyakan penyebabnya adalah keluarga, yaitu dengan sikap keras sang ayah, dan diamnya ibu. Maka sang suamipun kehilangan teman yang bisa memberikan nasihat, atau masukan-masukan dalam berbagai urusannya.

Kedelapan: Gadis yang membuat was-was

Yaitu gadis yang menggambarkan suaminya dengan gambaran yang terburuk. Sebagai contoh, jika suami terkena penyakit mulas, maka sang istri membesar-besarkannya serta meyakininya bahwa sang suami menderita usus buntu. Jika panas sang suami meningkat dia berkata bahwa dia telah terkena demam. Jika sang suami terlambat, dia berkeyakinan telah terjadi kecelakaan atau terkena sesuatu yang tidak disukai. Istri semacam ini akan mendorong suami untuk selalu was-was dan berkhayal macam-macam serta selalu khawatir.

Kesembilan: Gadis yang Sok Sempurna

Yaitu gadis yang berambisi untuk mengerjakan sesuatu dengan benar, dan terlalu berlebih-lebihan di dalamnya sehingga sang suami dan orang-orang yang tinggal di sekitarnya terkadang merasa jengkel. Sifat seperti itu membuatnya fanatik buta dalam kehidupan rumah tangga. Dia menginginkan kesempurnaan dalam segala hal. Jika pergi salah seorang teman maka harus membawa hadiah berharga dan mahal dibungkus dengan bungkus yang mewah dan seterusnya. Sifat seperti ini dimungkinkan akan membuat suami melakukan respon yang mungkin bisa menjadi seorang laki-laki yang keras dan menolak apa saja yang dilakukan istri, sekalipun perbuatan itu untuk kepentingannya, dan dia tidak lagi mementingkan keridhaan istrinya.

Sekarang, carilah untuk dirimu sendiri wahai saudariku, sifat manakah dari kesembilan sifat tersebut yang kamu miliki? Kemudian bersihkanlah dari dirimu agar kehidupan rumah tanggamu selamat dan bahagia.

Diambil dari: Majalah Qiblati Edisi 11 TAhun II

Sunday, June 03, 2007

Westlife - I Lay My Love On You

Just a smile and the rain is gone
Can hardly believe it (yeah)
There's an angel standing next to me
Reaching for my heart

Just a smile and there's no way back
Can hardly believe it (yeah)
But there's an angel calling me
Reaching for my heart

I know, that I'll be ok now
This time it's real

(Chorus)
I lay my love on you
It's all I wanna do
Every time I breathe
I feel brand new
You open up my heart
Show me all your love, and walk right through
As I lay my love on you

I was lost in a lonely place
Could hardly believe it (yeah)
Holding on to yesterday
Far, far too long

Now I believe it's ok cause
This time it's real

Repeat Chorus

I never knew that love could feel so good
Like a once in a lifetime
You change my world

I lay my love on you
You make me feel brand new
Show me your love and walk right through (oh, yeah)
As I lay my love on you

Chorus

I lay my love on you
You make me feel brand new
Show me all your love and walk right through
As I lay my love on you

As I lay my love on you

Thursday, May 31, 2007

World No Tobacco Day 2007

Ayoo berhenti merokok sekarang juga, karena merokok adalah perbuatan yang sia-sia...

Tuesday, May 08, 2007

Tobacco and alcohol 'are more dangerous than LSD'

By Jeremy Laurance, Health Editor

Published: 23 March 2007

Alcohol and tobacco are more harmful than many illegal drugs including the hallucinogen LSD and the dance drug ecstasy, according to a new scale for assessing the dangers posed by recreational substances.

Drug specialists say the current system for ranking drugs - class A for the most dangerous to class C for the least dangerous, as set out in the Misuse of Drugs Act - is irrational, arbitrary and "lacking in transparency".

Scientific evidence shows that heroin and cocaine are correctly ranked as class A drugs as they do cause the most harm. But LSD and ecstasy come close to bottom of the league in terms of harm caused, yet they are also labelled as class A.

Alcohol is legal and widely used but comes fifth in the "harm" table, ahead of amphetamines and cannabis, which are ranked as class B and class C respectively. Tobacco is also ranked as more harmful than cannabis.

The league table of 20 drugs drawn up by drugs specialists is intended to provide a scientifically based model for policy makers of the harm they cause. It shows that the dangers they pose bear little relationship to the official classification, on which the penalties for drug use are based. The eight drugs ranked as most dangerous include two that are unclassified while the eight judged least dangerous include two class A drugs.

The report comes a fortnight after an independent commission called for a radical overhaul of Britain's drug laws which it said were driven by a "moral panic". The commission, set up by the Royal Society of Arts, said the aim of public policy should be to reduce the harm drugs cause, not send people to jail. It proposed reclassifying drugs - legal and illegal - according to the harm they do.

Professor David Nutt, who works in addiction psychiatry at the University of Bristol and who led the latest research, said: "The current drug classification system is arbitrary in the way it assesses harms. It is not fit for purpose. We have tried to come up with a better system by looking at the factors that contribute to drug use and the harms they cause. We should review the penalties for drug use in the light of the harms they cause and have a more proportionate response."

Professor Colin Blakemore, chief executive of the Medical Research Council and co-author of the study, said: "The object was to bring a dispassionate approach to a very passionate issue. Some conclusions might appear to be liberal in stance, but that was not our starting position. We intended to reach conclusions that were evidence-based."

"Alcohol and tobacco are way up there in the league table, not far behind heroin and cocaine and street methadone. Society has not only come to terms with alcohol and tobacco but is well aware of the harms associated with them so we felt it was useful to include them as calibration points for other drugs."

All drugs were marked on the physical harm they caused to the individual user, their tendency to cause dependence and their social harm, including their effect on families, communities and society [such as crime and NHS costs]. Each was given an overall harm score by two separate groups of experts which yielded roughly similar results.

There was little evidence that ecstasy caused extensive harm, despite its widespread use by young people in clubs and pubs at weekends. Cannabis has been cited as a cause of schizophrenia but the authors said a causal relationship had not been established. If it were, evidence showed no more than 7 per cent of cases could be attributed to use of the drug.

Professor Leslie Iversen, of the University of Oxford, said there was a widespread myth that skunk, from the tips of the cannabis plant, was 20 to 30 times more powerful than that available 30 years ago. "It is simply not true," he said. "The Advisory Council on the Misuse of Drugs looked at this carefully. Cannabis resin [hash] has changed little and is about 5 per cent tetrahydrocannabinol (THC). Skunk has 10-15 per cent THC. That makes it two to three times more powerful, not 20 to 30 times."

The study, which took five years to complete, is published today in The Lancet. Professor Blakemore said: "We hope that policy makers will take note of the fact that the resulting ranking of drugs differs substantially from their classification in the Misuse of Drugs Act and that alcohol and tobacco are judged more harmful than many illegal substances."

Source: http://news.independent.co.uk/uk/health_medical/article2383902.ece